Berantakata
Thursday, 23 March 2017
kalimantang
Terang-berderang
dari nun menjulang
dasarku paling lubang
wajahku jadi belang
hatiku kian hilang
timbul sosok seseorang
sebalik terbang si kunang-kunang
ia datang
ia datang
rupanya bayang
angkara kalimantang.
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
panjat
Ya Allah aku bersyukur untuk setiap kurniaan Mu bermula dari umbun yang tertulis takdir sehingga hujung belitung kakiku yang berair ini...
tentang sapu mata dan kaca mata
pandangmu mengecil seperti fajar di petang hari perjalanan kita merusuh di balik asap mobil di tengah-tengah kota sibuk dahulu kaca mata ada...
kontradiksi
Kau tahu aku suka warna biru permai menenangkan? jadi apa masalah kau curah warna merah peran menjengkelkan?
No comments:
Post a Comment