sebagai tulang belakang perempuan kesayangan
yang merangkul beribu-ribu cerita
membawa berjuta-juta makna
untuk hari esok yang bakal tiba
bukan semua jaka ingin sepertinya
tak berani aku katakan mereka di luar sana tega berpakaian lusuh
tiap masa menghadap adegan-adegan dunia
perkara sama menyusun bekas-bekas kaca
isi-isi dalam ramuan dan perencah rasa
di sebuah gerai kecil berdinding bata
di tengah-tengah pusaran orang-orang
laki-laki tadi khusyuk mentelaah bilangan makanan dipesan
tangannya seakan robotik yang dipasang selia
matanya berbinar ke arah suara-suara
kakinya seakan tak jejak di bumi nyata
laki-laki bimasakti itu tadi kecil molek orangnya
berkopiah tidak tinggi rendah sahaja
tak terlihat pada riak kecewa
tak nampak pada lelah dek hela
dan..
tak lupa pada Tuhannya.