masih ada harapan lagikah kita untuk syurga tuhan?
Sunday, 31 October 2021
Thursday, 5 August 2021
Cuba memahami diam
Tiap aku cuba berfikir ada tuhan disamping jiwa yang perlu, tiap itu juga aku hampir jatuh tak terselamatkan. Padahal Dia selalu tetap hadir mengisi di setiap sela nafas.
Monday, 1 February 2021
surat ini untuk kau, yang kian sembuh
kepada kau,
aku dengar kau sudah beransur sembuh
dari luka
baguslah, demi tuhan aku lega
kau sembuh lebih awal daripada aku jangka
terusan senyum dan bahagia mengapai semuanya yang kau impikan
yang kau kejarkan
meninggalkan aku di kamar kasus pesalah
pesan aku kau jagalah semuanya rapi
jadi budak baik jangan menggelinjang
sepertinya bersama aku adalah kegagalan
terpaling gagal atau percuma
akuralat memikirkan betapa dunia pantas dewasa
menginginkan yang tak tercapaikan oleh akal
kau sebahagian angan-angan;
ringkas,
yang ikhlas,
Tuesday, 5 January 2021
geli'sah
ada masa lalu
buat perasaan kita tewas,
ada masa lalu
memaksa kita dewasa sebelum waktunya,
saat manusia memikirkan tentang tidur, main, makan,
fikir kita masih di luar bersama hujan
yang dingin
memeluk tubuh mencari hangat
dan bagaimana persoalan tentang kota pedih
takdir bersama manusia-manusia salah
pengorbanan kadangkala perlukan tekaan
bukan pada entah siapa siapa sialan tertemukan
datangkanlah kenangan yang buat aku mampu tidur tenang/
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Ya Allah aku bersyukur untuk setiap kurniaan Mu bermula dari umbun yang tertulis takdir sehingga hujung belitung kakiku yang berair ini...
-
pandangmu mengecil seperti fajar di petang hari perjalanan kita merusuh di balik asap mobil di tengah-tengah kota sibuk dahulu kaca mata ada...
-
Kau tahu aku suka warna biru permai menenangkan? jadi apa masalah kau curah warna merah peran menjengkelkan?