Apa yang ditafsirkan oleh pancaindera ini
terhadap hiruk pikuk dunia
cintan cintun manusia
sembilu mensoyat pedih dan perih
adakala manusia sendiri mencipta
kemudian dituduh tercipta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Ya Allah aku bersyukur untuk setiap kurniaan Mu bermula dari umbun yang tertulis takdir sehingga hujung belitung kakiku yang berair ini...
-
pandangmu mengecil seperti fajar di petang hari perjalanan kita merusuh di balik asap mobil di tengah-tengah kota sibuk dahulu kaca mata ada...
-
Kau tahu aku suka warna biru permai menenangkan? jadi apa masalah kau curah warna merah peran menjengkelkan?
No comments:
Post a Comment